Karyawan yang Keluar–Masuk

Tanya :
Usaha saya baru berdiri 4 tahun lalu. Sejak saat itu, cukup banyak karyawan yang keluar masuk. Pertanyaan saya :
1. Kira- kira bagaimana kiat-kiat kita sebagai pengusaha untuk memelihara karyawan agar tidak keluar masuk?
2. Bagaimana caranya memberitahukan karyawan yang kerjanya selalu memikirkan gaji tinggi? Padahal perusahaan belum mampu untuk memenuhi keinginannya?
3. Apakah kita harus memberikan apa yang diinginkan karyawan agar mereka betah kerja di perusahaan saya?
4. Bagaimana kiat memberikan motivasi kepada karyawan agar kinerjanya tetap optimal?



Jawab :
1.Guna mewujudkan keinginan pengusaha agar pegawai betah bekerja dan angka keluar masuknya karyawan dapat ditekan sampai titik minimal, kunci utamanya adalah bahwa para karyawan harus memiliki apa yang disebut dengan “rasa ikut memiliki” (sense of belonging). Apabila kelihatan jelas bahwa “rasa ikut memiliki” ini belum ada, maka ini harus ditumbuhkan. Banyak cara untuk menumbuhkannya, antara lain dengan jalan memberi bonus saat keuntungan perusahaan meningkat, memberi penghargaan pada mereka yang berprestasi dan lain sebagainya.

2.Masih dalam kaitannya dengan jawaban pertama, sebaiknya pengusaha selalu memacu para karyawannya atas dasar sense of belonging tadi. Pengusaha jangan pernah bosan untuk memberi pengertian bahwasanya perusahaannya adalah perusahaan para karyawan juga. Bila perlu, wujudkan hal itu dengan memberikan kesempatan pada karyawan untuk memiliki sebagian saham. Buat manajemen terbuka sehingga semua pekerja tahu dengan persis bagaimana kondisi keuangan perusahaan saat ini. Dengan demikian, karyawan akan mengerti kenapa gaji mereka sekarang “hanya” sejumlah itu. Mereka pun akan maklum, bahwa masa depan perusahaan terletak di pundak mereka, sehingga bila ingin gaji naik, mereka terlebih dahulu harus bekerja keras membangun kinerja yang lebih baik.

3.Kita sebagai pengusaha tidak perlu dan tidak harus selalu memberikan apa yang diinginkan karyawan, terlebih bila keinginan tersebut tidak mempunyai dasar yang kuat serta masuk akal. Sebaliknya yang perlu diberikan adalah perhatian dan kesempatan agar mereka bisa berkreasi dan berprestasi. Dengan memberikan kepercayaan dan tanggung jawab yang lebih besar, karyawan akan merasa dihargai sehingga sebagai timbal baliknya, mereka akan selalu bekerja dengan giat.

4.Agar kinerja karyawan tetap optimal, mereka harus selalu diberikan gambaran akan masa depan yang baik, yang hanya bisa dicapai jika karyawan dan majikan bahu membahu bekerja keras. Dengan demikian, motivasi para karyawan akan selalu dalam suasana yang menantang dan menggairahkan. (Rusman Hakim)

0 komentar:

Recent Post



Recent Comment

  © Blogger template The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP