Bisnis Kebutuhan Binatang Peliharaan
Tanya :
Sebenarnya saya kurang begitu profesional. Saya hanya melanjutkan bisnis ini dari orang tua saya yang selama masih hidup kebetulan saya lagi kuliah di luar negeri. Nah, bisnis yang orang tua saya jalankan itu adalah bisnis kebutuhan binatang peliharaan, seperti makanan, peralatan,obat-obatan anjing dan hewan peliharaan lainnya.
Selama ini pelanggan dan pembeli saya datangnya dari teman-teman dan kolega bapak saya. Belakangan, saya sedang memikirkan bagaimana bisnis seperti ini tidak kehilangan pembeli akibat persaingan di mana-mana.
Pertanyaan saya:
1. Apakah bisnis ini masih bagus selama 10 tahun ke depan dan berkembang/bersaing di sentra bisnis Jakarta khususnya daerah komunitas dengan menargetkan wilayah pemukiman
2. Tepatkah jika perusahaan yang saya pegang dilimpahkan kepada orang lain yang lebih profesional. Maksudnya saya hanya mengontrol/mengawasi saja ?
Jawab:
Senang mendengar Anda antusias melanjutkan usaha almarhum orang tua yang di masa lalu mungkin telah dengan susah payah merintis serta menjalankan Bisnis Kebutuhan Binatang Peliharaan, seperti makanan, peralatan, obat-obatan anjing dan hewan peliharaan lainnya. Saya menengarai bahwa usaha itu juga berkontribusi dalam studi Anda di luar negeri.
Bisnis kebutuhan binatang peliharaan, menurut pendapat saya adalah suatu bidang usaha yang bagus. Meski agak segmented (pelanggannya terbatas pada kelompok tertentu saja – dalam hal ini penggemar binatang peliharaan), namun masa depannya panjang, ibarat kata, sepanjang pemelihara hewan masih ada, maka bisnis ini pun akan tetap eksis.
Usaha yang ditinggalkan oleh orang tua Anda itu, kondisinya cukup baik, karena walau pun selama ini Anda hanya memasarkannya di lingkungan teman-teman dan kolega dari orang tua Anda tersebut. Tapi, setidak-tidaknya bisnis itu ada dalam keadaan “jalan”. Adalah lebih mudah memajukan usaha yang telah “jalan” – meski masih kecil – dari pada membangun sebuah usaha yang sama sekali baru dari nol.
Yang Anda perlukan sekarang ini hanyalah inovasi. Sebab, inovasi merupakan kebutuhan mutlak sebuah usaha. Tidak peduli sudah seberapa lama dan besarnya sebuah perusahaan, tanpa inovasi, bisa dipastikan bahwa cepat atau lambat, perusahaan itu sedang menggiring dirinya ke lembah kematian.
Setidaknya ada 3 (tiga) hal yang perlu Anda inovasikan, yaitu memperluas cakupan usaha, memperluas jenis layanan serta “jemput bola”.
Memperluas cakupan usaha, artinya Anda sudah harus mempertimbangkan menambah jumlah pelanggan. Tidak saja dari lingkungan teman dan kolega orang tua, tapi merambah ke mana saja yang mampu Anda jangkau. Mulai dari lingkungan geografis di sekitar kompleks-kompleks komunitas tempat Anda tinggal, lingkungan sosial dan pekerjaan, teman-teman dan jaringan Anda sendiri, sampai kepada komunitas global melalui internet, jika perlu.
Banyak sarana yang dapat dimanfaatkan, mulai dari “getok tular” (dari mulut ke mulut), iklan media komunitas, media massa baik cetak mau pun elektronik, internet sampai pesan singkat melalui SMS.
Memperluas jenis layanan artinya Anda harus sudah menyadari bahwa di era persaingan yang ekstra ketat seperti sekarang ini, mau tidak mau Anda harus memperluas ukuran “jala pemasaran” Anda. Kalau selama ini Anda mungkin hanya menawarkan berbagai jenis makanan, obat-obatan serta peralatan hewan peliharaan saja, maka sudah saatnya Anda juga menawarkan jasa-jasa terkait lainnya.
Dewasa ini, konsumen selalu mendambakan layanan yang bersifat “one stop services”, atau pelayanan lengkap satu atap. Artinya, orang menginginkan pelayanan yang selengkap-lengkapnya, mengingat gaya hidup manusia sekarang yang ingin serba cepat dan praktis. Untuk nilai tambahnya, Anda juga perlu menciptakan layanan-layanan baru yang segar dan inovatif.
Dalam kasus Anda, saya melihat masih terdapat banyak peluang untuk itu, antara lain Anda bisa menawarkan jasa konsultasi kesehatan hewan peliharaan (Anda bisa bekerja sama dengan rekan yang dokter hewan=veterinarian), jasa pelatihan untuk anjing dan hewan cerdas lainnya, jasa penitipan hewan bagi para majikan yang sibuk bekerja tapi tidak mempunyai asisten pemelihara binatang, dan berbagai jenis jasa lainnya.
Aspek ketiga sangat berhubungan dengan kenyataan tingkat persaingan yang teramat ketat sekarang ini. Faktor kompetisi memang menyebabkan pelaku usaha harus dan harus berperilaku proaktif. Pengusaha tidak bisa lagi berpangku tangan menunggu konsumen yang datang, melainkan harus secara agresif “jemput bola”, kalau masih ingin melihat usahanya berjalan lancar.
Demikian juga dengan bidang “pet services”. Berbagai jenis inovasi usaha yang terkait dengan falsafah “jemput bola” dapat Anda jalankan. Antara lain misalnya, Anda bisa memperkenalkan “on-call services”, di mana Anda dapat melayani pelanggan Anda berdasarkan panggilan telepon untuk melakukan penjualan produk, atau pemeriksaan kesehatan hewan peliharaan di rumah pemilik hewan.
Ide lainnya adalah menawarkan semacam “maintenance contract” dengan pemilik hewan, di mana Anda berdasarkan perjanjian (kontrak yang berlaku selama 1 tahun atau kurun waktu tertentu), mengunjungi tempat hewan peliharaan setiap 1 bulan sekali guna mengadakan “medical check up” serta pemeriksaan lingkungan bagi hewan yang bersangkutan. Anda dibayar secara borongan berdasarkan kontrak tersebut.
Tentu saja dalam melakukan berbagai pelayanan jasa seperti itu, Anda harus pandai-pandai “memboncengkan” berbagai produk yang Anda jual. Mulai dari makanan yang higienis dan berkualitas, obat-obatan yang tersertifikasi, suplemen sampai peralatan-peralatan yang relevan.
Di luar negeri, sekarang ini sedang populer semacam jasa kebersihan bagi hewan peliharaan yang disebut “Pet-Waste Removal Service”, yaitu suatu pelayanan pembersihan kotoran. Pengusaha mengirimkan staf kebersihan ke alamat tertentu untuk melakukan program pembersihan atas hewan peliharaan beserta lingkungannya dari kotoran-kotoran yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Dan tentunya masih banyak lagi tips dan trik untuk melakukan inovasi yang terkait dengan bisnis hewan peliharaan, dan saya rasa Anda telah mempunyai banyak pengalaman serta pengetahuan dalam bidang ini, sehingga tidak sulit untuk menggali lebih banyak terobosan-terobosan baru.
Tentang apakah tepat untuk melimpahkan bisnis ini kepada profesional, saya rasa hal itu boleh saja dilakukan. Selama yakin bahwa Anda mampu untuk melaksanakan pengawasan dengan sebaik-baiknya, di samping bahwa sang profesional pun memang betul-betul berkualitas untuk melakukan tugasnya, tidak saja sebagai profesional teknis, tetapi juga sebagai profesional bisnis.
Teriring salam sukses untuk Anda, selamat bekerja!!
(Rusman Hakim)




0 komentar:
Posting Komentar